Sabtu, 14 September 2019

Contoh Makalah Pengenalan bahasa pemograman C


MAKALAH PEMOGRAMAN KOMPUTER
PENGENALAN BAHASA C








Oleh
SAHARA WARDANI
NIM 19518241009
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MEKATRONIKA
FAKULTAS TEKNIK












BAB I

PENDAHULUAN
1.1       Latar Belakang
Bahasa C ditemukan oleh Dennis M.Ritchie pada tahun 1972 di laboratorium Bell.
Perkembangan dari BPCL(Basic Combined Programm Language) yang dibuat oleh Dr.Martin Richard yang selanjutnya dikembangkan oleh Ken Thompson dan dinamai dengan Bahsasa B.
Dari ketertarikan Dennis terhadap terhadap interpreter bahasa B, kemudian dikembangkan menjadi compiler yang disebut C. Bahasa C bersifat case sensitif, yang dimana sangat dimana sanagat memperhatikan dan membedakan penggunaan huruf besar dan kecil.
Bahasa pemprograman C++ di ciptakan oleh Bjarne Stroustrup pada tahun 1983 [1]. C++ sendiri sudah mulai di kembangkan oleh Bjarne Stroustrup dari tahun 1979 saat beliau masih dalam penyusunan Tesis untuk gelar Ph.D. Barulah pada tahun 1983 versi resmi dari bahasa pemprograman C++ di rilis.
C++ memiliki banyak kesamaan dengan bahasa pemprograman C, hal ini karena C++ memang di kembangkan dari bahasa C. C++ memiliki beberapa fitur yang tidak ada dalam bahasa pemprograman C, mulai dari penggunaan class, virtualisasi, penggunaan function. Selain itu dengan adanya class & function bahasa C++ sudah masuk ke OOP (Object Oriented Programming) sedangkan bahasa C masih dalam bahasa structural.

1.2 Perumusan  Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut penulis merumuskan masalah, yaitu Bagaimana mengidentifikasi bahasa pemograman bahasa C?


1.3 Tujuan  Penelitian
Tujuan dari pembuat makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah pemogramman.
1.4 Manfaat Penelitian
            Manfaat yang di peroleh dari Makalah  ini adalah sebagai berikut:
1.      Pembaca
a.       Untuk membuat pembaca terhadap makalah ini semata- mata agar pembaca paham dasar dari pemograman.
b.      Untuk memotivasi pembaca membuat makalah yang lebih baik lagi dari pada ini.
2.      Penulis
a.       Untuk memberikan semangat terhadap mata kuliah yang sedang di tempuh saat ini..
b.      Sebagai awal untuk melakukan penelitian agar dapat lebih lanjut melakukan  penelitian yang lebih baik lagi.






BAB II
LANDASAN TEORETIS
2.1 Pengertian Pemograman Bahasa C
            Pemograman bahasa C adalah bahasa pemrograman yang fleksibel Dengan menguasai bahasa C, kita bisa menulis dan mengembangkan berbagai jenis program mulai dari operating system, word processor, graphic processor, spreadsheets, ataupun kompiler untuk suatu bahasa pemrograman. 5. C adalah bahasa pemrograman yang bersifat moduler Program C ditulis dalam routine yang biasa dipanggil dengan fungsi. Fungsi-fungsi yang telah kita buat, bisa kita gunakan kembali (reuse) dalam program ataupun aplikasi lain.
2.2 Sejarah Bahasa C
Kisah dimulai dari sistem operasi UNIX, yang mana inilah tujuan awal dari pengembangan bahasa C. Sekitar tahun 1960, Massachusetts Institute of TechnologyBell Labs, dan General Electric bekerjasama mengembangkan sebuah sistem operasi untuk komputer GE-645 mainframe. Pada era tersebut sebuah komputer bisa sebesar satu ruangan. Sistem operasi ini dinamakan Multics (Multiplexed Information and Computer Services). Kemunculan Multics membawa banyak inovasi, namun bahasa pemrograman yang dipakai cukup kompleks. Tidak ingin membuang banyak waktu dengan pengembangan Multics, peneliti dari Bell Labs lambat laun meninggalkan project tersebut, diantaranya adalah Ken ThompsonDennis RitchieM. D. McIlroy, dan J. F. Ossanna.


Bell Labs sendiri merupakan sebuah laboratorium multi disiplin ilmu yang berlokasi di Murray Hill, New Jersey, Amerika Serikat. Saat itu Bell Labs berada di bawah perusahaan AT&T Corporation (sekarang Bell Labs sudah berada di bawah Nokia: www.bell-labs.com) Peneliti di Bell Labs mencoba mengembangkan ulang sistem operasi yang lebih sederhana dibandingkan Multics. Sistem operasi ini diberi nama Unics (Uniplexed Information and Computing Service), yang kemudian berubah nama menjadi UNIX.

2.3 Jenis Variabel
            Beberapa variable yang akan digunakan dalam pemograman bahasa C adalah sebagai berikut, walau tidak menutup kemungkinan untuk adanya tambahan lain:
1. Tipe Data Dasar
Sesuai dengan namanya, tipe data dasar adalah tipe data paling dasar yang tersedia di dalam bahasa pemrograman C. Terdapat 3 jenis tipe data dasar:
§  Char: tipe data yang berisi 1 huruf atau 1 karakter. Misalnya : ‘A’, ‘B’, ‘C’ dll. Namun dapat juga untuk menyimpan data string “mikrokontoler”.
§  Integer: tipe data untuk menampung angka bulat. Misalnya : 10,20,100,dll. Hanya digunakan untuk bilangan bulat (tanpa koma).
§  Float: tipe data untuk menampung angka pecahan. Missal 1,23 45,6 dll. Kedua variable ini mempunya fungsi yang sama yaitu untuk menyimpan bilangan decimal (ada koma).
Tipe data dasar dasar disebut juga sebagai Primary Data Type, Fundamental Data Types atau Basic Data Type.

2.3.1 Cara penulisan pada variable:
            Int dataku;
            Int data, bil, trans;
            Contoh yang pertama penulisan variable dataku yang bersifat interger. Sedangkan contoh kedua penulisan variable data, bil, dan trans yang bertipe sama, yaitu interger secara bersama sama . namun  demikian dapat juga kita menuliskannya satu satu seperti contoh pertama.
Int data = 100;
Penulisan variable yang langsung dengan nilai awal sebesar 100.
Char datamu;
Char nama [20]=”mikrokontroler”;
Penulisan variable dengan nama datamu yang bertipe char. Jadi disini akan menampung satu karakter saja, misalnya  A atau B, dll. Untuk variabel nama [20] akan dapat menampung beberapa  
Atau disebut string (kumpulan beberapa karakter).

Float nilai;
Float jumlah=2,nilai,rata;
Double mikro ;
Penulisan variable yang bertipe float dan double.

2.3.2 Konstanta
            Konstanta data kita artikan sebagai suatu veriabel atau harga yang tidak dapat diubah. Proses ini dilakukan bila kita dalam memprogram lebih banyak menggunakan rumus- rumus.
Misal :
Const osc= 11,0592;
Const phi=3,14;
Jadi untuk variable osc dan phi nilainya tidak akan berubah selama proses program berjalan.

2.4 Operator aritmatika
            Operator aritmatika ini akan digunakan dalam program  yang berhubungan dengan hal perhitungan (+, -, *, dll). Dengan menggunakan operator ini maka proses perhitungan dalam programan akan lebih  muda dilakukan.








Contoh :
#include <stdio.h>

int main(void)
{
  int a, b, c, d, e, f;

  a = 8 + 4;
  b = 9 - 2;
  c = 2 * 3;
  d = 10 + 3 - 7 * 4;
  e = ( ( 10 +3 ) -7) * 4;
  f = -79;

  printf("Isi variabel a: %d \n",a);
  printf("Isi variabel b: %d \n",b);
  printf("Isi variabel c: %d \n",c);
  printf("Isi variabel d: %d \n",d);
  printf("Isi variabel e: %d \n",e);
  printf("Isi variabel f: %d \n",f);

  return 0;
}

2.5 Operator Logika
            Operator berikut ini sangat banyak manfaatnya dalam pemograman mikrokontroler . operator ini lebih cocok disebut pemanipulasi bit.


                                                Tabel 2.5 operator logika
Operator
Ket
&
AND
|
OR
^
XOR
~
NOT

2.6 Operator assighment
                                    Tabel 2.5 operator assighment
Operator
Ket
<< 
Geser kiri
<< 
Geser kanan

2.7 percabangan bersyarat
            Pada percabangan inia da dua jenis yaitu pernyataan IF dan pernyataan SWITCH
2.8 Pengulangan (Looping)
            Loop adalah suatu pengulangan terhadap perintah atau instruksi sampai mencapai keadaan tertentu (jumalah perulangan tersebut dapat diketahui). Fungsi dari loop sendiri sebanyak dan menghemat dalam penulisan program karena program yang sama dapat dilakukan dengan beberapa perintah dan kemudian di ulang ulang. Loop ada 3 jenis seperti For , While , Do-While.

2.8.1 For
            For (inisialis;syarat;penambahan)
            {
            Pernyataan1;
            Pernyataan2;
            }
{
Int s;
For (s=0;s++)//a>=8
PO=s;
}
Keterngan program diatas :
Inisialisasi        : s-0
Syarat              :s>8
Penambahan    : s++ di tambah 1 tiap perulangan  s=s+1
{
Int s;
For (s=8;s>0;s--)
PO=s;}
Pengulangan                : s—dikurangi 1 tiap perulangan s=s-1
{
Int i,j;
For (i=0;i++)               //loop1
{
For (j=0;j++):              //loop 2
2.8.3 DO – WHILE
Perulangan berikut ini mirip dengan perulangan while. Namun demikian ada perbedaan di dalam letak syarat terjadinya perulangan. Pada DO-WHILE letak syarat perulangan ada diakhir jadi pada perulangan ini akan terjadi perulangan minimal 1 kali.
Do
{
Pernyataan1;
Pernyataan2;
}
While(syarat);
{

BAB III
 KESIMPULAN DAN PENUTUP


3.1 Kesimpulan
Berdasarkan atas penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa pengenalan bahasa pemograman C di perlukan untuk membuka peluang peluang kepada orang awam agar bisa menggunakan bahasa pemograman dan lebih memudahkan dalam pekerjaan nya.
3.2 Penutup
Demikianlah Makalah ini saya buat dengan sebaik-baiknya. Terima kasih buat Orang tua yang selalu mendukung saya baik materil maupun moril,dan terima kasih buat kawan-kawan kelas E1 yang telah membantu dalam mengerjakan makalah ini.semoga makalah ini dapat berguna buat kita semua dan buat angkatan ke depannya kelak. Lebih dan kurangnya saya mohon maaf  saya ucapkan terima kasih






           


           
DAFTAR PUSTAKA

Tim Lab mikroprosesor 2017. “Pemograman mikrokontroler AT89S51 dengan c/c++ dan assembler ”.Jl. Beo 38-40, ANDI Yogyakarta
Kumpulan info onlen :



            



Resensi buku


Judul Buku : Fisika Dasar untuk Mahasiswa Ilmu Ilmu Eksakta,Teknik dan kedokteran Edisi 2

Penulis :Bambang Murdaka Eka Jati & Tri Kuntoro Priyambodo

Penerbit : ANDI Yogyakarta

Tahun Terbit : 2013

ISBN : 9789792920949

Tebal Buku : 524 Halaman


Penyajian materi mata kuliah untuk mahasiswa pastilah dimulai dari ilmu-ilmu dasar. Salah satu materi sains, yaitu fisika juga pastinya terdapat ilmu fisika dasar. Bagi mahasiswa, khususnya fisika,pendidikan fisika,teknik maupun kedokteran sangatlah penting. Mengingat fondasi utama materi perkuliahan ada di ilmu fisika dasar.


Salah satu buku pendukung belajar bagi mahasiswa semester awal adalah “Fisika Dasar untuk Mahasiswa Ilmu Ilmu Eksakta,Teknik dan kedokteran Edisi 2” karya “Bambang Murdaka Eka Jati & Tri Kuntoro Priyambodo. Adapun sistematika buku ini meliputi kata pengantar, daftar isi, dan uraian materi di setiap bab. Pada bagian akhir buku ini juga dilengkapi dengan daftar pustaka.

Buku ini menyajikan 12 bab ilmu fisika dasar yang meliputi : Dasar-dasar ilmu fisika,Matematika sebagai Bahasa fisika,Kinematika,Dinamika,Gaya sentral,Sistem partikel,Benda tegar,Gerak rotasi benda tegar pada sumbu rotasi sembarang,Gerak bergetar,Gelombang dan bunyi,Mekanika fluida dan Kalor dan suhu

Buku ini memakai system pembahasan materi analitis, dan buku ini disediakan juga soal soal latihan ujian tengah semester dan ujian akhir semester yang sangat legkap mulai dari soal soalnya dan kunci jawaban

Pada bagian dasar dasar ilmu fisika dijelaskan dari konsep yang paling primitive, yaitu satuan internasional dalam fisika (Satuan SI) seperti satuan panjang,satuan waktu,massa,arus listrik,suhu,kuantitas zat,intensitas cahaya beserta dimensinya.
Dijelaskan juga di buku ini matematika sebagai Bahasa fisika yang berisikan tentang vector. Definisi Vektor adalah adalah besaran yang memiliki nilai dan arah. 

Dijelaskan kembali di buku ini materi dinamika yang membahas hukum newton, Hukum newton menyatakan bahwa semua materi cenderung mempertahankan keadaan geraknya, yaitu tetap diam jika awalnya dia, dan bergerak dengan kecepatan tetap bila awalnya demikian. Pernyataan tersebut lazimnya disebut hukum newton I. Hukum newton II menjelaskan bahwa besar gaya dinyatakan sama dengan laju perubahan momentum yang diakibatkannya. Disamping hukum newton I dan II. Newton juga mengemukakan hukum interaksi dalam mekanika yang menyatakan bahwa gaya bersifat interaktif yang lazim disebut hukum aksi=reaksi.

Bahasa yang digunakan dalam penyampaian materi pada buku ini padat dan jelas. Menjadikan pembaca mudah mengerti isi teori yang dimaksud. Selain itu pembahasan di lengkapi dengan data data, rumus- rumus.dan dilengkapi juga dengan soal soal latihan untuk ujian tengah semester maupun ujian akhir semester.

Kekurangan dari buku ini yaitu kertas buku yang digunakan tidaklah terlalu nyaman untuk pembaca membaca buku ini berlama-lama karena kertas yang digunakan kertas putih. Selain itu,halamannya pun tebal sehingga membuat pembaca mudah bosan,tidak bisa dibawa kemana mana karena ukuran bukunya terlalu besar.

Buku ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa baru yang membutuhkan teori dasar fisika.

Note: Artikel ini dibuat untuk memenuhi tugas ICT Universitas 
Negeri Yogyakarta
Backlink to : 


Jumat, 25 September 2015

MY BLOG


18 september 2015

syahara wardahni 





SISTEM KOORDINASI DAN ALAT INDRA PADA MANUSIA 


  • MATERI PEMBELAJARAN 
sistem koordinasi 
     pada tubuh kita terdiri dari banyak organ yang kesemuaanya antara organ satu dengan yang lain nya . hal ini dapat terjadi karena pada tubuh kita terdapat suatu sistem yang mengatur semua organ  tersebut . sistem tersebut adalah sistem koordinasi yang berpusat pada stu organ yaitu otak . 

A.sistem saraf 
      a.fungsi sistem saraf 
            sistem saraf berpusat di otak dan sumsum tulang belakang . secara umum sistem saraf berfungsi sebagai berikut. 
           - menerima informasi dalam bentuk rangsangan atau stimulus dari luar.
           - proses informasi atau rangsangan yang diterima. 
           - memberi tanggapan atau merespon rangsangan yang diterima                          tersebut.
           
       b.sel saraf (neuron) 
                    
                           



bagian - bagian neuron terdiri atas 

1. badan sel saraf fungsi nya untuk menerima dan meneruskan impuls dari dendrit ke neurit atau akson.

2. dendrit fungsi nya menerima dan membawa rangsangan ke badan sel. dendrit sering di sebut serabut saraf pendek.
3. neurit atau akson fungsi nya untuk mengantarkan rangsangan dari badan sel saraf ke sel saraf lain nya.neurit terbungkus oleh selaput myelin, selaput myelin berfungsi sebagai isolator atau pelindung terhadap tekanan dan luka. 

     c. macam-macam neuron 
         berdasarkan fungsinya, neuron dibedakan menjadi 3 yaitu berikut. 
          * sel saraf sensorik , adalah sel saraf yang berfungsi menerima                            rangsangan dari reseptor yaitu alat indra.
          * sel saraf motorik, adalah sel saraf yamg berfungsi mengatarkan                        rangsangan ke efektor yaitu otot dan kelenjar
              * Sel saraf penghubung,adalah sel saraf yang berfungsi mengguhungkan sel saraf satu                           dengan sel saraf lainnya.
Berdasarkan cara niuron mengirim kan rangsangan, neuron dapat di kelompokan sebagai berukut.
              1). neuron aferen, saraf sensorik bertugas mengantarkan rangsangan dari organ penerima                          rangsang ( reseptor) ke pusat susunan saraf yaitu otak dan sumsum tulang belakang.                            sekelompok badan sel neuron sensorik berkumpul membentuk gang lion yang berlanjut                        ke sumsum tulang belakang. akson neuron sensorik membawa rangsangan menuju ke                          jariangan saraf pusat, baik sumsum tulang belakang atau otak. oleh karna itu penerima                          rangsang ini sering di sebut juga neuron sensorik.
               2). neuron itermedier, penghubung antara neuron aferen dan neuron eferen. neuron                                   intermedier terdapat di sistem saraf pusat. neuron intermedier meneruskan rangsangan                        dari neuran aferen ke neuron eferen, atau ke neuron itermedier yang lain.

               3). neuron eferen, meneruskan implus saraf yang diterima dari neuron intermedier. pesan                         yang dikirim menentukan tanggapan tubuh terhadap rangsang yang diterima oleh neuron                     aferen. dendrit dari neuron eferen menempel di otot sehingga sering disebut juga neuron                       motorik.

         terjadi nya gerakan tubuh ada gerakan sadar dan gerakan refleks .
             a. gerakan sadar = rangsangan-saraf sensorik-otak-saraf motorik-efektor-gerakan.
             b. gerakan refleks= rangangan-reseptor-saraf sensorik-sumsum tulang belakang- saraf motorik-          efektor- gerakan

B. SUSUNAN SARAF SADAR
       Susunan saraf sadar terdiri atas sistem saraf pusat dan sistep saraf tepi
           =) sistem saraf pusat
                         terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang.otak dilindungi oleh tulang- tulang                        tengkorak. otak manusia menjadi 3 bagian : otak besar (serebrum), otak kecil (serebellum)                 dan susum lanjutan (medulo oblongata) . 
               




                    a). otak besar (cerebrum) 
                                otak besar terbagi menjadi 2 belah kanan dan kiri. belah kanan mengendalikan                             kegiatan tubuh bagian kiri dan belahan kiri mengendalikan tubuh bagian kanan.                                   fungsi otak besar ;
                                    - pusat berpikir
                                    - pusat kesadaran dan kemauan .
                                     - mengoordinasikan  gerak.
                                     - untuk menyimpan memori .
                   b). otak kecil (cerebelum) 
                         fungsi otak kecil :
                                      1. sebagai mengatur gerak tak sadar dari otot-otot rangka. 
                                      2. berkerja sama dengan telinga dalam mengatur keseimbangan tubuh dan                                                 mempertahankan posisi tubuh. 
                              otak kecil terdiri atas 2 belahan kanan dan kiri yang dihubungkan oleh jembatan                               varol. bagian otak kecil yang berbentuk bulat disebut vermis dan ada yang seperti                                 sayap disebut hemisfer. 
                c). sumsum lanjutan (medula oblongata)
                         sumsum lanjut merupakan penghubung antara otak kecil dan sumsum tulang                                 belakang, sumsum lanjutan tersusun atas 2 lapisan yakni lapisan berwarna abu-abu                               disebelah dalam dan lapisan putih di bagian luar. fungsinya untuk mengatur kegiatan tubuh yang tidak disadari, koma misal; Denyutan jantung, suhu tubuh dan pernapasan.
      =) sistem saraf tepi
           sistem saraf tepi merupakan saraf penhubung antara sistem saraf pusat dengan organ tubuh. saraf tepi terdiri atas serbut-serabut saraf yang keluar dari otak dan sumsum tulang belakang , yaitu 12 pasang saraf serabut otak dan 31 pasang saraf sumsum tulang belakang 

 -) susunan saraf tak sadar (susunsn saraf otonom) 
             susunan saraf tak sadar berkerja diluar pengaruh sistem sarf sadar. sistem saraf tak sadar terdiri dari sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik :

           A. sistem saraf  simpatik terdiri atas 25 pasang simpul saraf/ganglion yang terletak di  tulang                  belakang sebelah depan dimulai dari ruas tulang leher sampai tulang ekor. masing masing saraf dihubungkan dengan sistem saraf spinal yang keluar menuju organ organ tubuh seperti jantung, paru-paru, ginjal ,pembuluh darah dan sebagainya. fungsi saraf simpatik : memperbesar pembuluh darah, mempercepat denyutan jantung , mengerutkan limpa.

            B.sistem saraf parasimpatik berkaitan dengan ganglion yang tersebar diseluruh tubuh. saraf parasimpatik menuju organ yang dikendalikan oleh saraf simpatik sehingga berkerja pada efektor yang sama. fungsi sraf parasimpatik : memperkecil pembuluh darah , mengurangi pernapasan , mengembangkan limpa.


Indra 

    Indra adalah alat untuk mengenali lingkungan di luar kita dengan menangkap rangsang atau implus yang masuk untuk disampaikan ke pusat saraf diotak dan sumsum tulang belakang. manusia meiliki 5 indra atau panca indra yaitu : indra penglihat, indra pendengar, indra pembau, indra pengecap  dan indra peraba. 

  1. indra penglihatan (mata)
     struktur penglihatan  1. otot pengerak mata untuk mengerakan ke atas, bawah, samping, depan          dan  pemutar . 2. slaput bola mata terdiri dari : lapisan luar lapisan tengah dan lapisan dalam.

          bagian-bagian mata :
                       ~ seklera tersusun dari jaringan ikat yang berwarna putih. fungsi nya melindungi bola mata dan tempat melekat nya otot mata `
                      ~kornea permukaan nya selalu dibasahi air mata fungsi nya menerima cahaya 
                      ~ koroid berwarna gelap banyak nya pebuluh darah fungsi nya untuk menyuplai nutrisi 
                      ~ iris terdapat pada bagian depan toroid menyebabkan warna mata seseorang 
                      ~ pupil terdapat pada bagian tengah iris fungsi nya auntuk mengatur itensitas atau banyaknya      cahaya yang masuk ke mata.
                      ~ retina tempat pembentukan bayangan fungsi nya adalah menangkap bayangan.
                      ~ lensa mata terletak di belakang pupil  fungsi nya untuk memfokuskan bayangan ke retina 
                          lensa akan mencembung (tebal) jika melihat dekat dan menipis/ cekung jika melihat jauh yang disebut daya akomodasi. 
            GANGGUAN PENGLIHATAN 
                    * katarak, adalah kerusakan kornea yang disebabkan oleh proses ketuaan , sinar x , diabetes mellitus pemberian obat-obatan tertentu dalam jangka waktu lama.katarak dapat menimbulkan kebutaan tanpa rasa sakit 
                   * buta warbna merupakan jenis kelainan yang bersifat genetik(penyakit keturunan ) 
                   * Rabun jauh (miopi) penderita tidak dapat melihat nda yang jauh karena lensa mata terlalu  menebal  sehingga bayangan benda jatuh di depan retina. 
                   * rabun dekat (hipermetrop) penderita tidak dapat melihat benda yang dekat karena lensa mata terlalu memipih sehingga bayangan benda jatuh di belakang retina. 
                   * astimagtisme keadaan kelengkungan permukaaan kornea atau lensa yang tidak mulus. 
                   * presbiopi keadaan dimana lensa kehilangan elastisitasnya  karna bertambah usia. 
                   * glukoma tekanan di dalam bola mata yang terlalu tinggi. 
2. indra pendengar ( telinga )  
       implus yang dapat ditangkap oleh indra telinga adalah glombang suara atau glombang bunyi yang memiliki frekuensi antara 20 Hz sampai dengan 20.000 Hz. getaran suara dengan frekuensi antara 20 Hz - 20.000 Hz disebut getaran audiosonik. getaran suara yang frekuensi nya kurang dari 20 Hz disebut getaran infrasonik. adapun getaran suara yang frekuensi nya melebihi 20.000 Hz disebut getaran ultrasonik. manusia tidak mampu menangkap getaran infrasonik maupun ultrasonik, tetapi beberapa jenis hewan justru  mampu menangkap getaran infrasonik maupun ultrasonik. 
      contoh nya anjing mampu menangkap getaran infrasonik sehingga meski pada saat tidur nyenyak ia akan segera terbangun ketika ada getaran kecil yang mendekat. ikan lumba-lumba dan kelelawar mampu mengeluarkan dan sekaligus menangkap getaran ultrasonik. 
A. bagian-bagian telinga
     bagian-bagian telinga dapat kita amati pada gambar berikut 

telinga terbagi menjadi 3 bagian, yaitu telinga luar, telinga tengah, telinga dalam.
 1. telinga luar terdiri atas daun telinga, saluran telinga, kelenjar minyak, dan selaput gendang telinga. telinga luar berfungsi menangkap getaran bunyi.
2. telinga tengah disebut rongga timpani berupa rongga kecil berisi udara terletak didalam telinga dan di dinding nya dilapisan sel-sel epitel. didalam telinga tulang-tulang pendengaran yaitu tulang martil, landasan, dan sanggurdi. telinga tengah berhubungan dengan tenggorokan melalui saluran eustachius. fungsi saluran eustachius adalah menyimbangkan tekanan udara di telinga tengah dengan tekanan udara luar. 
3. telinga dalam terdiri atas bagian saluran yang berlekuk-lekuk tersusun atas beberapa bagian  yaitu tingkap jorong, tingkap bundar, tiga saluran setengah lngkaran dan rumah siput (kohlea) yang di dalam nya terdapat cairan edolimfe. fungsi nya untuk menerima rangsangan. 
B. proses mendengar
     Gelombang suara mengetarkan udara dan diterima oleh daun telinga, kemudian dipantulkan kesaluran telinga luar. gelombang suara menggetarkan gendang telinga, getaran diterus kan oleh tulang pendengaran tingkap jorong sehingga cairan limpa pada rumah siput bergetar. getaran ini menyebabkan sel-sel rambut ikut ikut bergetar akibat ujung saraf pendengaran terangsang. impus saraf kemudian diteruskan oleh saraf pendengaran ke otak besar, rasangan diterjemahkan sebagai bunyi atau suara.
     Selain sebagai pendengaran telinga juga berperan sebagai alat keseimbangan. letak alat keseimbangan terdapat didalam ampula, yaitu pangkal dari tiga saluran setengah lingkaran yang menggembung. didalam ampula terdapat sel-sel rambut yang peka terhadap grapitasi. ampula adalah reseptor keseimbangan dinamis yang merupakan bagian dari kerista untuk gerakan berputar atau sentrifugal  mempularis yang terdapat didalam setiap pelebaran kanalis. semisir kularis ( ampula ) : untul gerakan berputar atau sentrifugal.  
3. Indra pembau ( hidung )
    a. letak indra pembau
       indra pembau berada didalam rongga hidung bagian dalam sebelah atas. indra pembau berupa sel-sel olfaktori penangkap rangsang bau, yang melekat pada selaput mukosa ( LENDIR ) dibagian atas rongga hidung. di setiap sel olfaktori terdapat filamen protoplasma yang panjang menjulur kepermukaan selaput muskosa tersebut.
    b.proses membau
         rangsang pembau berupa partikel gas atau uap, langsung masuk kerongga hidung, dilarutkan oleh cairan selaput muskosa di daerah olfaktori. hal ini merangsang rambut-rambut halus pada olfaktori di teruskan oleh saraf pembau menuju kepusat pembau di otak. 
       keistimewanan indra pembau pada manusia adalah dapat mencium dan dapat menyaring debu
4. indra pengecap ( LIDAH )
    a. bagian-bagian indra pengecap
           indra pengecap tersebar di permukaan atas lidah dalam bentuk tonjolan-tonjolan kasar yang disebut papila, berisi kuncup pengecap. impuls rasa dapat di tangkap oleh reseptor pengecap dalam bentuk cairan. papila lidah dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu berikut.
 1. papila filifomis, berbentuk halus terletak pada 2/3 bagian depan lidah.
 2.papila fungiformis, berbentuk seperti jamur terletak pada bagian sisi dan ujung lidah
 3.papila sirkumvalata, berbentuk bundar menyusun huruf V dibelakang lidah.
    
   b. proses mengecap rasa
           zat yang akan dinikmati rasanya masuk kelidah jika bentuknya padat akan dicairkan oleh ludah. larutan zat akan merangsang ujung sel kuncup mengecap yang ada di permukaan lidah. rangsangan cairan tersebut diteruskan oleh saraf pengecap menuju ke otak sehingga memperoleh kesan rasa tertentu. 

 5. indra peraba ( KULIT ) 
       organ kulit merupakan tempat indra peraba. rangsngan terhadap kulit yang berkaitan dengan indra peraba berupa sentuhan, tekanan, panas, dingin, dan rasa nyeri. 
    a. bagian-bagian indra peraba
        
       berbagai jenis reseptor indra peraba tidak menyebar merata di permukaan kulit, sehingga ada daerah yang peka, terhadap sentuhan ada yang tidak, ada yang peka terhadap tekanan dan ada yang tidak. misalnya ujung jari sangat peka terhadap rangsangan sentuhan. 
       reseptor indra peraba disebut kapsul pecinian dan terhadap di bawah jaringan kulit. kapsul pecinian inilah yang mampu menangkap perubahan rasa sentuhan menjadi tekanan dan akhirnya menjadi rasa sakit.
  b. gangguan indra peraba
      gangguan kesehatan yang berkaitan dengan indra peraba ada berbagai jenis penyakit kulit yang mengakibatkan kulit terluka dan berpengaruh terhadap kepekaan kulit.